Senin, 29 Juni 2015

Kamu AntiArab Apa Anti Islam?

Renungan Jonru: "Kamu Anti
Arab Apa Anti Islam?"
.
.
Saya heran sama orang yang anti
Arab. Alasannya apa?
Kalau alasannya, "Kita harus cinta
dan menjaga budaya asli Indonesia,"
berarti kita juga harus anti Amerika,
anti Korea, anti India, anti
Australia, anti China, dan
sebagainya.
Kalau alasannya, "Arab menjajah
Indonesia dengan tameng
penyebarluasan agama," maka
sungguh lucu! Karena justru orang-
orang Eropa yang TERBUKTI menjajah
Indonesia sambil membawa agama
Kristen. Sedangkan Islam masuk ke
Indonesia lewat perdagangan dan
secara damai, bukan lewat
penjajahan.
.
* * *
.
Kau bilang, "Ini Indonesia, bukan
Arab. Tak perlu pakai istilah akh,
antum, syukran, jazakallah, abi, umi,
dst."
.
Padahal saat merayu pacarmu, kamu
berkata, "I Love you. I miss you."
Saat patah hati, kamu berkata, "Gue
gagal move on, nih."
Hm.. itu bahasa Indonesia atau
bukan, ya?
.
Kau terlihat sangat anti Arab
dengan alasan "Kita harus cinta
pada budaya Indonesia." Padahal di
saat yang sama kamu membela
ajang Miss World, yang jelas-jelas
bukan budaya Indonesia.
.
Orang yang suka lagu nasyid
berbahasa Arab kamu cela-cela
dengan alasan, "Itu bukan dari
Indonesia." Padahal kamu justru
memuja-muja para boyband dari
Korea, tergila-gila pada film India,
dan cinta buta terhadap film dan
musik dari Amerika.
.
Kamu mungkin lupa: Nama-nama hari
Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat
dan Sabtu itu berasal dari bahasa
Arab. Istilah musyawarah dan adab
juga dari bahasa Arab.
.
Banyak sekali istilah bahasa Arab
yang kini diserap ke dalam bahasa
Indonesia, dan ternyata sering kamu
pakai, dan kamu menyukainya!
Bahkan kalau kamu belajar sejarah
Bahasa Indonesia, kamu akan KAGET
DAN SHOCK, karena ternyata bahasa
Arab memiliki pengaruh yang SANGAT
KUAT terhadap bahasa Indonesia.
Kamu mungkin belum tahu, bahwa
struktur bahasa Indonesia dan Arab
itu PERSIS SAMA. Saking samanya,
kita bisa dengan mudah melakukan
penerjemahan kata demi kata. Hal
seperti ini tidak bisa dilakukan
terhadap bahasa lain.
.
Coba kamu terjemahkan bahasa
Inggris ke bahasa Indonesia dengan
sistem terjemahan perkata. Bisa?
Dijamin tak bisa. Karena pasti hasil
terjemahannya akan sangat ngaco.
Tapi bahasa Arab BISA. Itula salah
satu bukti bahwa bahasa Indonesia
dan Arab punya hubungan yang
sangat erat.
.
Kalau kamu mencela Islam sebagai
agama dari Arab, bukan dari
Indonesia, hei... apa kamu lupa
bahwa Kristen, Hindu dan Budha pun
bukan dari Indonesia. Agama asli
Indonesia adalah ANIMISME. Lupa,
ya?
Jadi kenapa harus anti Arab?
Jangan-jangan kamu sebenarnya
anti Islam, bukan anti Arab.
Sumber: fb Jonru
.
.
Disalin dari website hb rizieq syihab